Selasa, 23/04/2019 21:01 WIB
Hangzhou, Jurnas.com – Mulai tahun ini, sebanyak 35 perguruan tinggi di China akan menawarkan Program Studi (Prodi) Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) kepada para mahasiswa, sebagai upaya untuk membangun generasi yang melek AI.
Sejumlah perguruan tinggi itu termasuk kampus bergengsi, seperti Universitas Zhejiang, Universitas Beijing Jiaotong, dan Universitas Beihang.
“Kami telah merancang khusus yang disesuaikan untuk jurusan baru dengan mempertimbangkan permintaan bakat saat ini, dan keuntungan kami dalam disiplin,” kata Direktur Institut Intelijen Universitas Zhejiang, Wu Fei, dilansir dari People’s Daily pada Selasa (23/4).
Wu menerangkan, dalam prodi tersebut siswa akan lebih fokus pada matematika berdasarkan statistik probabilitas.
CEO Nvidia Bantah Teknologi AI Picu Kepunahan Manusia
AI Ancam Keamanan Siber hingga Bikin Traffic Media Anjlok
PBB Sebut AI Dapat Jadi Ancaman Bagi Umat Manusia
“Probabilitas, statistik, metode pengoptimalan, dan dekomposisi matriks. Dulu dikemas dalam sebuah kursus bernama Advanced Mathematics, tapi jadi program yang terpisah,” jelas dia.
AI menjadi tren yang signifikan di perguruan tinggi China dalam beberapa tahun terakhir. Tahun lalu, Kementerian Pendidikan China mengeluarkan kebijakan terkait pendidikan AI di universitas-universitas China.
Selain menawarkan jurusan AI, hampir 20 lembaga pendidikan seperti Universitas Akademi Ilmu Pengetahuan China, Universitas Shanghai Jiao Tong, dan Universitas Nanjing, telah mendirikan perguruan tinggi khusus AI.
“Sudah dapat diduga bahwa AI akan menjadi salah satu jurusan paling populer di universitas-universitas China,” ujar Huang Xin, direktur penjualan regional dengan perusahaan AI yang berbasis di Beijing.