PDIP Bekasi Minta C1 Plano Dibuka Saat Hitung Suara, Walikota Bekasi Disinyalir Bermain

Minggu, 21/04/2019 16:45 WIB

Bekasi, Jurnas.com - Penghitungan suara di tingkat Panitia Pemungutan Kecamatan (PPK) wilayah Kota Bekasi diduga diintervensi pejabat.

Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bekasi Henu Sunarko mengatakan, dugaan permainan suara bisa saja dilakukan oleh pejabat daerah.

Karena itu, Henu berharap semua pihak lebih waspada menyikapi proses pemilu yang terjadi, agar potensi kecurangan bisa ditekan.

"Saya berharap tidak terjadi kecurangan pemilu. Karena ini bisa jadi preseden buruk yang bisa merusak kredibilitas pejabat daerah, termasuk walikota," tegasnya.

Henu pun meminta agar KPUD melalui PPK tidak melukai demkorasi dengan melakukan konspirasi dengam penguasa.

Untuk membuktikan itu, Henu meminta agar dalam penghitungan suara , PPK membuka C1 Plano meski tidak ada permintaan dari saksi-saksi partai.

"Itu penting agar membuktikan tidak ada intervensi dari siapa pun. Karena C1 Plano merupakan bukti otentik perolehan suara di TPS. Jadi sekali lagi, mari menghitung perolegan suara di PPK dengan dasar C1 Plano meski tidak ada komplain saksi atau masalah di forum penghotungan suara," tuntas Henu.


TERKINI
Ini Penjelasan Kapan Puasa Tarwiyah dan Arafah Dilaksanakan Kisah Siti Hajar dan Nabi Ismail, Asal Muasal Kemunculan Air Zamzam Barang-barang Penting yang Perlu Dibawa saat Puncak Ibadah Haji di Armuzna Salah Satu dari Bulan Haram, Ini Keutamaan Bulan Zulhijjah