Habis Nyoblos, Irfan Hakim dan Ananda Omesh Akan Berikan Ini

Selasa, 16/04/2019 12:48 WIB

Jakarta, Jurnas.com- Irfan Hakim dan Ananda Omesh menjadi salah satu artis yang sangat menikmati pesta demokrasi saat ini. Besok, Rabu 17 April Pemilu 2019 dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia.

Sebagai bentuk rasa pedulinya, Irfan Hakim dan Omesh yag memiliki outlet Bandung Kunafe ikut memriahkan pesta demokrasi tersebut. Caranya, tidak lain dengan memberikan promo di outlet oleh-olehnya yang berada di Kota Bandung, Jawa Barat dengan promo bayar 1 dapet 2 Ini berlaku untuk pembelian varian cake Kunafe rasa bebas dengan varian choco cheese gratis dan hanya berlaku besok, 17 April 2019 di di Outlet Jalan Banda No. 23 dan outlet di jalan Dr. Djunjunan No. 153, Miko Mall lt. dan Jatos Lt.1. Promo tersebut dibuka mulai pukul 17.00 – 18.00 WIB.

“Gampang atuh cara dapatkan promonya. Sok nyoblos ke TPS masing-masing dan tunjukkan jari bertinta tanda telah menyoblos. Langsung deh bawa kue Bandung Kunafe sebanyak-banyaknya di outlet kami, sesuai promo yang ada ya,” tandas Irfan Hakim tersenyum, baru-baru ini.

“Enakkan, beli 1 cake dapat 2 cake. Hayooo buruan deh nyoblos dan dapatkan promo kita. Sayangkan suara kalai gk diguakan untuk memilih. Ini kita lakukan, untuk merayakan pesta demokrasi pemilih Presiden dan Wakil serta caleg,” sambung Omesh.

Promo ini bertujuan untuk memotivasi masyarakat Indonesia agar menggunakan hak pilihnya juga merupakan bentuk ajakan untuk mewujudkan Pilpres dan Pileg 2019 yang berjalan dengan lancar dan damai. Bandung Kunafe, sebagai pusat oleh – oleh terlengkap di Bandung, berusaha untuk mendukung apapun kegiatan positif pemerintah demi kemajuan Bangsa dan Negara Indonesia

“Diantara toko oleh-oleh yang ada di Bandung, hanya Bandung Kunafe yang memberi promo Bayar 1 dapet 2. Yukkk akh nyoblos,” ajak Irfan dan Omesh.

TERKINI
KPK Usut Pelesiran SYL ke Luar Negeri Seolah Perjalanan Dinas Kenaikan UKT, Kemdikbudristek Sebut Imbas Penerapan MBKM Usai Diperiksa KPK, Sekjen DPR: Saya Sudah Sampaikan Semua Fakta ICW Minta KPK Periksa Anggota BPK Terkait Kasus SYL