Iran Janji Bikin Militer AS Sengsara di Asia Barar

Senin, 08/04/2019 07:38 WIB

Teheran, Jurnas.com - Kepala IRGC, Mohammad Ali Jafari, mengatakan, militer Amerika Serikat (AS) tidak akan lagi tenang di Asia Barat jika Washington memasukkan Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) ke dalam daftar teroris.

"Jika Amerika melakukan hal bodoh ini, mengancam keamanan nasional kita, menurut kebijakan Republik Islam Iran, kita akan meletakkan langkah timbal balik dalam agenda," kata Jafari, Minggu (7/4).

Sebelumnya dilaporkan Wall Street Journal mengutip para pejabat AS yang tidak disebutkan namanya mengklaim bahwa Washington akan mengumumkan secara resmi pernyataan itu pada Senin (8/4), pekan ini.

Sebagai bagian dari upaya lebih keras Presiden AS, Donald Trump untuk menekan Iran, kebijakan itu menandai langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap seluruh lembaga pemerintah asing.

Ini juga akan jauh melampaui sanksi yang sudah ada yang diberlakukan oleh AS kepada entitas sasaran yang terkait dengan IRGC, termasuk Pasukan Quds, yang bertanggung jawab atas operasi pasukan di luar negeri.

TERKINI
Sekjen Golkar Resmi Luncurkan Buku Kekuasaan Yang Menolong Hari Kartini 21 April 2026 Apakah Libur Nasional? Ini Penjelasan Resminya Legislator Golkar: Harga BBM Subsidi Tak Naik, Daya Beli Tetap Terjaga KPK Serahkan Barang Rampasan Senilai Rp3,52 Miliar ke Lemhannas