Maduro Tuding Amerika Lancarkan Serang Tramisi Listrik

Jum'at, 29/03/2019 15:05 WIB

Ankara, Jurnas.com - Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengatakan,  pembangkit listrik tenaga air Simon Bolivar dihantam oleh serangan teroris pada Rabu malam.

"Serangan teroris baru-baru ini terhadap transmisi Guri, menyebabkan kebakaran yang dengan cepat dipadamkan oleh para pekerja, pemadam kebakaran dan profesional dari #FANB [Angkatan Bersenjata Nasional Bolivarian]," cuit Maduro di Twitter.

Dituliskannya lagi, "Kami belum pernah melihat serangan teroris seperti ini, serangan itu dilakukan dengan senjata, di daerah vital untuk transmisi listrik."

Maduro juga meminta pekerja Corpoelec, perusahaan listrik nasional negara itu, untuk melindungi semua layanan publik . Menurut media setempat, Pembangkit Listrik Tenaga Air Simon Bolivar diserang oleh senjata laras panjang di wilayah Guri pada Rabu malam.

"Venezuela segera meluncurkan upaya perbaikan untuk layanan listrik," ujar Maduro dilansir Anadolu.

Dia menuding Amerika Serikat dan Juan Guaido berada di balik serangan itu. Sejak 7 hingga 13 Maret, Venezuela diselimuti kegelapan akibat pemadaman listrik yang melanda 22 dari 23 negara.

TERKINI
Ini Sederet Fakta Pohon Sahabi Saksi Bisu Perjalanan Rasululla Ini 5 Tokoh Disabilitas yang Sukses Menginspirasi Dunia Lima Cara Ampuh Atasi Laptop Lemot, Dijamin Langsung Ngebut Alex Scott Cedera usai Debut Gemilang Bersama Timnas Inggris