Survei: 64 Persen Anak Indonesia Mengeluh Sakit Gigi

Sabtu, 23/03/2019 14:02 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Terinspirasi dari hasil survei global yang dilakukan Pepsodent tahun 2018 lalu di delapan negara, yaitu Chili, Mesir, Perancis, Italia, Indonesia, Amerika Serikat, Ghana dan Vietnam.

Survei ini melibatkan 4.094 anak berusia 6-17 tahun beserta orangtua mereka, dan di Indonesia sendiri survei dilakukan pada 506 anak.

Hasil utama survei ini adalah banyaknya anak Indonesia yang mengalami keluhan sakit gigi selama satu tahun terakhir yaitu sebesar 64 persen, dimana 41 persen dari mereka menyatakan bahwa intensitas rasa sakitnya mencapai tingkat sedang hingga berat.

Masalah tersebut dikatakan Drg. mirah ternyata menyebabkan mereka menemui banyak kesulitan di sekolah, baik dalam meraih prestasi akademis maupun bersosialisasi.

"Akibat sakit gigi, 37 persen anak mengaku harus absen dari sekolah dengan jumlah absen rata-rata dua hari per anak dalam setahun. Rasa sakit pun menyebabkan 29 persen dari anak-anak tersebut mengalami gangguan tidur sehingga terpaksa harus sekolah dalam keadaan mengantuk," paparnya.

Didapati pula sebagian besar dari mereka sulit berkonsentrasi dan tidak bisa turut aktif dalam berbagai kegiatan sekolah, akhirnya kemampuan mereka untuk menyerap materi pelajaran menjadi sangat terganggu.

Drg. Mirah kembali menambahkan jika anak-anak yang bermasalah dengan gigi dan mulut cenderung dua kali lebih rentan untuk mengalami krisis kepercayaan diri, kesulitan bersosialisasi bahkan menolak untuk memperlihatkan senyum mereka dibandingkan dengan anak-anak yang memiliki gigi dan mulut yang sehat.  

TERKINI
Ternyata Bukan Menyendiri, Kesepian yang Paling Merusak Kesehatan Mental Larangan Medsos untuk Remaja Bisa Jadi Bumerang, Ini Temuan Studinya Perang di Timteng, Mahfuz Sidik: Kekuatan Amerika Bakal Lumpuh Doa dan Amalan Agar Rezeki Lancar dan Terhindar dari Korupsi