Selasa, 19/03/2019 09:30 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Menteri dalam negeri Turki, Suleyman Soylo menyebutkan, Turki dan Iran melakukan operasi bersama terhadap gerilyawan dari Partai Pekerja Kurdistan (PKK) pada Senin (18/03) waktu setempat.
"Kami mulai melakukan operasi dengan Iran melawan PKK di perbatasan timur kami pagi ini (dan) akan mengumumkan hasilnya," kata ujar Soylo dilansir CGTN, Selasa (19/03).
Pemberantasan itu dilakukan lantaran PKK dianggap sebagai kelompok teroris oleh Turki, Amerika Serikat dan Uni Eropa.
Militer Turki secara teratur melakukan serangan udara terhadap gerilyawan PKK di Irak utara dan telah melakukan operasi untuk menangkap orang-orang yang diduga anggota kelompok itu di Turki.
Negosiasi Bergeser, Selat Hormuz Jadi Senjata Geopolitik Utama Iran
Perang Ganggu Pasokan, Harga Kondom Merek Ini Bakal Mahal
Trump Tolak Perpanjang Gencatan Senjata dengan Iran
Sementara pasukan keamanan Iran juga telah memerangi afiliasi PKK, Partai Kehidupan Bebas Kurdistan (PJAK).
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan telah lama mengumumkan kampanye melawan milisi Kurdi termasuk Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang didukung AS.
Operasi bersama melawan PKK diluncurkan setelah AS mengumumkan penarikan dari Suriah, meninggalkan sekutu Kurdi dalam posisi rentan.
Keyword : TurkiIranPasukan Kurdi