Larangan Penyebaran Huawei Rugikan Inggris

Jum'at, 08/03/2019 18:59 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Vodafone mengatakan bahwa larangan menggunakan Huawei gear akan menunda penyebaran 5G dan menyebabkan biaya besar bagi perusahaan serta Inggris.

Di tengah kekhawatiran keamanan dan tekanan dari AS, pemerintah Inggris saat ini sedang meninjau apakah Huawei harus berpartisipasi dalam peluncuran 5G.

Kepala teknologi Vodafone, Scott Petty, mengatakan bahwa sekarang larangan akan mengharuskan perusahaannya untuk mengeluarkan peralatan Huawei dari jaringan 4G yang ada.

"Biaya melakukan itu mencapai ratusan juta dan secara dramatis akan mempengaruhi kasus bisnis 5G kami," katanya seperti dikutip CGTN, Jumat (08/03).

"Kami harus memperlambat penyebaran 5G dengan sangat signifikan," tambahnya.

Namun Helen Lamprell, penasihat umum Vodafone mengatakan tidak ada bukti bahwa peralatan Huawei menimbulkan ancaman keamanan. "Sejauh ini kami belum melihat bukti," tuturnya.

Saat ini Vodafone hanya menggunakan peralatan Huawei di daerah yang sangat rendah tiang radio dan produk perusahaan AS Cisco yang digunakan sebagai inti dari jaringan 5G yang paling sensitif dan juga peralatan dari Ericsson Swedia di tempat lain.

TERKINI
Hari Konsumen Nasional Diperingati 20 April, Ini Sejarah hingga Tujuannya 20 April 2026: Cek Daftar Peringatan Hari Ini Liam Delap: Chelsea Tak Pantas Kalah dari Manchester United Caicedo: Chesea Belum Menyerah Kejar Tiket Liga Champions