Kamis, 07/03/2019 22:10 WIB
Jakarta, Jurnas.com - Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan, sebuah jet tempur Su-27 Rusia telah mencegat pesawat pengintai Amerika Serikat yang mendekati wilayah udara Rusia di atas Laut Baltik.
Jet tempur Rusia mendekati target pada jarak yang aman dan mendeteksi pesawat pengintai RC-135 dari Angkatan Udara AS.
"Jet tempur Rusia kembali dengan selamat ke pangkalannya setelah pesawat asing itu terbang jauh dari perbatasan Rusia," kata kementerian itu dilansir CGTN, Jumat (07/03).
Presiden Rusia Vladimir Putin sebelumnya mengatakan layanan khusus Rusia telah mengakhiri pekerjaan ratusan mata-mata dan informan di negara itu tahun lalu.
Fasilitasi Doa Bersama untuk Republik, Gedung Putih Tuai Kritik
Usai Kunjungan Trump, China bakal Beli Pesawat dari Amerika Serikat
Menhut Dorong Produk Kehutanan RI Kuasai Pasar Amerika, Kayu Dijamin Legal
Dalam pidatonya kepada petugas layanan keamanan FSB, yang dipimpinnya sebelum menjadi presiden, Putin mengatakan badan intelijen asing meningkatkan kegiatan di Rusia.
"Berkat berhasil melakukan operasi khusus, aktivitas 129 mata-mata dan 465 informan dihentikan pada 2018," katanya.
Pada awal tahun ini, militer Rusia mengatakan bahwa sebuah jet tempur Su-27 Rusia dikerahkan untuk mengidentifikasi dan mencegat pesawat mata-mata Swedia di dekat perbatasan.
Kembali ke 5 November 2018, kementerian Rusia mengatakan bahwa sebuah jet tempur Su-27 Rusia mencegat sebuah pesawat Angkatan Laut AS EP-3E Aries di atas Laut Hitam dekat wilayah udara Rusia dan membawanya pergi dengan cara yang aman.