Jerman Perpanjang Larangan Jual Senjata ke Arab Saudi
Kamis, 07/03/2019 17:10 WIB
Berlin, Jurnas.com - Pemerintahan Jerman akan memperpanjang keputusannya untuk tidak menjual senjata ke Arab Saudi hingga akhir Maret.
Itu disampaikan Menteri Luar Negeri
Jerman Heiko Maas. "Keputusan ini diambil atas perkembangan yang terjadi di Yaman. Kami percaya bahwa perang di Yaman akan segera berakhir," ungkap Maas.
Maas juga mengatakan bahwa pihaknya tidak akan mengirim senjata dan amunisi yang sebelumnya telah diizinkan sampai akhir bulan Maret.
Maas mengatakan tak akan mengomentari apakah keputusan itu akan diperpanjang setelah akhir Maret atau tidak. Pastinya
Jerman akan terus memantau situasi di Yaman.
Jerman pada Oktober lalu mengumumkan bahwa mereka tak akan mengekspor senjata ke
Arab Saudi sebelum ada kejelasan kasus pembunuhan wartawan Saudi Jamal Khashoggi.
Kebijakan pembatasan ekspor senjata oleh pemerintah
Jerman ke
Arab Saudi itu mengganggu Industri Keamanan dan Pertahanan
Jerman (BDSV).
Pejabat tinggi BDSV Christoph Atzpodien mengatakan pihaknya menyalahkan pemerintah
Jerman atas penurunan penjualan senjata dari
Jerman.
Atzpodien menyerukan pemerintah
Jerman agar tidak membebankan keputusan yang diambil bedasarkan isu politik kepada perusahaan penjual senjata. (AA)
TERKINI
Penghasilan Manajer KDKMP Bisa Mencapai Rp8,3 Juta
Mengenal Aminah binti Wahb Perempuan Mulia Ibunda Rasulullah
Bukan Cuma Perang, Ini Makna Jihad dalam Islam
APBN 2027 Disahkan, Ada Defisit Anggaran Rp671 Triliun