Senin, 25/02/2019 20:27 WIB
Caracas, Jurnas.com - Presiden Venezuela Nicolas Maduro menghadapi tekanan internasional yang meningkat setelah pasukannya mengusir konvoi bantuan asing di perbatasan negara itu.
Dilansir dari Al Jazeera, pemerintah Amerika Serikat (AS) mengancam sanksi baru dan Brasil mendesak sekutu untuk bergabung untuk meloloskan bantuan kemanusiaan tersebut.
Presiden sementara Venezuela, Juan Guaido mendesak masyarakat internasional mempertimbangkan emua tindakan untuk menggulingkan Maduro menyusul bentrokan yang menelan sedikitnya tiga pengunjuk rasa dan 300 lainnya cedera di dekat perbatasan Brasil.
Seruan pemimpin oposisi akan disampaikan pada pertemuan kelompok negara-negara Grup Lima (lima negara Amerika Latin, Red) di Bogota pada Selasa (26/2) yang juga akan dihadiri Wakil Presiden AS, Mike Pence.
Maduro Minta Pengadilan AS Batalkan Dakwaan Soal Perdagangan Narkoba
Presiden Maduro Dijadwalkan Jalani Sidang pada Juni 2027
Lusinan Jurnalis Ditangkap di Venezuela, Satu Orang Dideportasi
"Kami bertujuan untuk sebuah misi tunggal - memastikan rakyat Venezuela mendapatkan demokrasi yang sangat layak mereka terima," katanya pada program State of the Union CNN, Senin (25/2).