Pencalonan Putri Ubolratana Ditentang Raja Thailand

Sabtu, 09/02/2019 23:12 WIB

Bangkok, Jurnas.com - Pencalonan putri kerajaan, Ubolratana Rajakanya Sirivadhana dalam ajang pemilihan perdana menteri, ditentang langsung oleh Raja Thailand Maha Vajiralongkorn, yang notabene adik laki-lakinya.

Menurut Raja Vajiralongkorn, pencalonan tersebut tidak pantas, karena Ubolratana berasal dari keluarga kerajaan, juga bertentangan dengan konstitusi.

"Keterlibatan anggota keluarga kerajaan yang berpangkat tinggi dalam politik, dengan cara apa pun, adalah tindakan yang bertentangan dengan tradisi, adat, dan budaya negara itu, dan karenanya dianggap sangat tidak pantas," tegas raja dalam sebuah pernyataan.

Pernyataan raja disampaikan oleh istana, kemudian disebarkan oleh penyiar televisi setempat.

Raja Vajiralongkorn juga mengutip ketentuan dalam konstitusi yang menyatakan bahwa raja tetap di atas politik, dan mempertahankan netralitas politik.

"Semua anggota keluarga kerajaan mematuhi prinsip yang sama, dan tidak dapat mengambil jabatan politik apa pun, karena itu bertentangan dengan niat konstitusi," imbuh dia.

Dikutip dari Reuters, Ubolratana mengejutkan publik Thailand ketika memutuskan akan menjadi calon perdana menteri tunggal untuk partai yang menggulingkan mantan perdana menteri Thaksin Shinawatra, dalam pemilihan Maret.

TERKINI
Kemenag Tutup Pesantren Ibadurrahman Kaltim, Pastikan Hak Santri Terpenuhi Kemdiktisaintek-BRIN Susun Peta Jalan Riset, Bakal Diluncurkan di Surabaya KSTI 2026, Begini Pesan dan Arahan Presiden Prabowo untuk Para Akademisi Betrand Peto Curhat di Medsos, Begini Respon Sarwemdah