Pasukan Israel Menyamar Serang Masjid Palestina

Sabtu, 09/02/2019 11:01 WIB

Yerusalem - Pasukan Israel menyerbu sebuah masjid di Tepi Barat pada Jumat (8/2) malam. Media lokal menyebutkan, dalam insiden tersebut setidaknya tiga orang yang dinyatakan cedera.

Pasukan Israel yang menyamar menyerbu Masjid Jamal Abdul-Nasser di kota Ramallah dan menculik Hamza Ghanem, seorang pegawai Kementerian Awqaf, yang bertanggung jawab atas tempat-tempat ibadah, lapor kantor berita Palestina WAFA.

Media lokal itu mengungkapkan bahwa kelompok itu juga menyita kamera pengintai Masjid. "Tentara Israel tiba di lokasi untuk mengamankan penarikan pasukan yang menyamar, memprovokasi bentrokan dengan penduduk setempat," jelasnya.

Badan itu mengatakan tiga warga Palestina terluka ketika tentara Israel menembakkan gas air mata dan granat pingsan untuk membubarkan para pengunjuk rasa.

Menteri Awqaf Yousi Id`ais mengutuk insiden itu dan mengulangi seruannya pada komunitas internasional untuk melindungi tempat-tempat suci Muslim dan Kristen di Palestina dari serangan Israel.

Israel menduduki Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, selama Perang Arab-Israel 1967. Kota itu menganeksasi seluruh kota pada 1980, mengklaimnya sebagai "ibu kota abadi dan abadi" negara Yahudi - sebuah langkah yang tidak pernah diakui oleh komunitas internasional.

Hukum internasional memandang Tepi Barat dan Yerusalem Timur sebagai "wilayah pendudukan" dan menganggap semua konstruksi permukiman Yahudi di sana ilegal.

TERKINI
Jangan Langsung Dibuang, Kulit Buah Naga Ternyata Punya Khasiat Rahasia Berbagai Peristiwa Bersejarah Tanggal 17 Juli dari Masa ke Masa Tumbang di Semifinal, Berapa Nilai Skuad Timnas Inggris? Sejarah Singkat Hari Lahir Saka Bakti Husada 17 Juli dan Maknanya