Sabtu, 09/02/2019 06:22 WIB
Washingotn, Jurnas.com - Penasehat Presiden Amerika Serikat (AS), Jared Kushner, akan melakukan tur Timur Tengah pada akhir Februari. Kunjungan itu akan lebih banyak menyinggung rencana perdamaian Israel-Palestina.
Menantu Presiden Trump itu akan mengunjungi Arab Saudi dan negara-negara Teluk seperti Uni Emirat Arab, Oman, Bahrain, Qatar dan kemungkinan juga Maroko, menurut pembawa berita Israel Barak Ravid, yang mengumumkan kunjungan Kushner melalui Twitter.
Melalui kunjungan tersebut, AS berharap dapat mengumpulkan dukungan dan membangun strategi diplomatik untuk rencana perdamaian, yang akan diumumkan setelah pemilihan parlemen Israel pada 9 April.
Staf Gedung Putih mengatakan kepada Ravid bahwa aspek ekonomi dari rencana perdamaian akan diangkat selama kunjungan, termasuk soal investasi besar dalam ekonomi Palestina, terutama di Gaza.
Setop Spekulasi Kelangkaan Plastik, Wamenperin: Tidak Perlu Khawatir
DPR Minta Pemerintah Proaktif Cegah Dampak Konflik Selat Hormuz
DPR Minta IPU Pimpin Aksi Hentikan Agresi dan Redam Konflik Timur Tengah
Kushner, yang diperkirakan tidak akan mengunjungi Israel dalam perjalanan ini, dilaporkan menjadi penggerak pemerintahan di balik aliansi yang semakin dalam antara AS dan Arab Saudi.