Selasa, 05/02/2019 21:56 WIB
Washington, Jurnas.com - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres, mengatakan, PBB tidak akan campur tangan dalam urusan politik di Venezuela.
"PBB memutuskan tidak akan menjadi bagian dari salah satu dari kelompok-kelompok ini untuk memberikan kredibilitas kepada usulan kami kepada para pihak membantu menemukan solusi politik," kata Guterres kepada wartawan, Senin (4/2).
Saat pemimpin oposisi, Juan Guaido menyatakan dirinya sebagai presiden sementara, sejumlah negara di seluruh dunia terpecah dalam menempatkan dukungan mereka pada dua individu tersebut.
Amerika Serikat (AS), Kanada dan banyak negara Amerika Latin dengan cepat mengakui klaim Guaido, memicu kecaman dari Maduro yang kemudian mendesak Washington untuk menarik para diplomatnya dari Venezuela.
Lusinan Jurnalis Ditangkap di Venezuela, Satu Orang Dideportasi
Maduro Tertangkap, Pemimpin Oposisi Ingin Pulang ke Venezuela
Politisi Republik Bantah Trump Bakal Kendalikan Venezuela
Sementara itu, Meksiko dan Uruguay menolak untuk menarik pengakuan mereka atas Presiden Nicolas Maduro. Keuda negara tersebut berencana untuk mengadakan konferensi guna memulai dialog antara warga Venezuela.
Konferensi internasional itu dijadwalkan berlangsung di ibu kota Uruguay, Montevideo, dengan partisipasi dari 10 negara dan organisasi internasional. (Anadolu)