Bangunan Runtuh Tewaskan Belasan Jiwa di Aleppo

Minggu, 03/02/2019 10:05 WIB

Jakarta, Jurnas.com - Empat anak di antara sedikitnya 11 orang tewas ketika satu blok apartemen yang hancur akibat perang runtuh di kota kedua Suriah, Aleppo, Sabtu (02/02) waktu setempat

Seorang anak ditarik keluar hidup-hidup dari puing-puing blok berlantai lima setelah tim penyelamat bekerja keras, banyak dari mereka dengan tangan kosong, untuk menghilangkan blok angin sepoi-sepoi yang telah menguburnya.

Dia adalah satu-satunya yang selamat dari keruntuhan di lingkungan yang sebelumnya dikuasai pemberontak Salaheddin.

Saleheddin dibom berat sebelum tentara menyerbu distrik-distrik pemberontak dengan dukungan Rusia pada akhir 2016.

Betapa sedikit rekonstruksi di antara reruntuhan yang telah dilakukan secara pribadi. Negara telah membatasi pekerjaan umum untuk memulihkan infrastruktur dasar.

Banyak bangunan di sekitar blok yang ambruk masih memiliki bekas luka pertempuran empat tahun untuk kota utara, dengan beberapa di ambang kehancuran.

Washington memperkirakan biaya untuk membangun kembali perumahan dan infrastruktur yang hancur di Suriah antara $ 300 miliar dan $ 400 miliar.

Tetapi bulan lalu memperingatkan bahwa, sementara menggulingkan Presiden Bashar al-Assad tidak lagi menjadi tujuan kebijakan AS, itu tidak akan menyumbang dana rekonstruksi tanpa reformasi mendasar di Damaskus.

TERKINI
Ilmuwan Kini Bisa "Mengedit" Sirkuit Otak untuk Meningkatkan Daya Ingat Studi: Kesepian Bisa Ganggu Daya Ingat, tapi Tidak Sebabkan Demensia Mendes Puji Jaga Desa, Lindungi Kades dari Oknum Ganggu Pembangunan Desa Australia-Jepang Teken Kesepakatan Kapal Perang Senilai Rp119 Triliun