Sultan Abdullah Resmi jadi Raja ke-16 Malaysia

Kamis, 31/01/2019 12:47 WIB

Malaysia, jurnas.com - Sultan Abdullah telah dinobatkan sebagai raja ke-16 Malaysia di bawah sistem monarki setelah mengambil sumpah jabatan di Istana Nasional di Kuala Lumpur, Kamis (31/1).

Dalam acara prosesi tersebut, pria 59 tahun itu hadir mengenakan pakaian tradisional berwarna biru pucat diampingi istrinya, Tunku Azizah Aminah Maimunah. Ia didaulat sebulan setelah keputusan mendadak pendahulunya, Sultan Muhammad V, untuk mengundurkan diri.

Sembilan rumah tangga kerajaan Malaysia bergiliran menjadi sebagai raja, atau Yang di-Pertuan Agong, masing-masing selama lima tahun sebagai bagian dari sistem yang disepakati pada tahun 1957, ketika Malaya mendapat kemerdekaan dari Inggris.

Sultan Abdullah, yang berasal dari negara bagian pusat Pahang, naik takhta saat pemerintah Mahathir Mohamad yang memenangkan kekuasaan pada Mei bergerak untuk memperkenalkan reformasi kelembagaan yang luas.

Sultan Muhammad V, tiba-tiba mengundurkan diri pada 6 Januari setelah hanya dua tahun di atas takhta; pertama kali seorang raja turun. Istana tidak memberikan alasan untuk keputusan itu.

Sultan Abdullah adalah pemain polo yang tajam dengan hasrat untuk sepak bola dan merupakan anggota komite eksekutif dari badan sepak bola dunia FIFA.

TERKINI
CENTOM Sebut Hampir 400 Tentara AS Terluka dalam Perang Iran Tanda Tubuhmu Perlu Detoks Media Sosial, Baik untuk Mental Vidic Nilai Carrick Sosok yang Tepat Tangani Manchester United Kualitas Sperma Capai Puncak di Musim Panas, Benarkah Pengaruhi Kesuburan?