Jum'at, 25/01/2019 10:40 WIB
Jakarta - Melokal lokal pemerintah Suriah menyebutkan bahwa sebuah ledakan melanda Damaskus pada Kamis (24/01), serangan kedua di ibukota Suriah dalam waktu kurang dari seminggu.
Sana yang dikelola pemerintah menggambarkan serangan itu sebagai "pemboman teroris," yang melanda distrik Al Adawi. Kedutaan Rusia berlokasi di dekatnya.
Sana mengatakan tidak ada korban yang dilaporkan. Dikatakan sebuah kendaraan yang dilengkapi bahan peledak bertanggung jawab atas ledakan itu, yang menyebabkan kerusakan material.
Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang berbasis di Inggris mengatakan setidaknya empat orang telah terluka.
Menghasut Lewat Dakwah, Mufti Agung Suriah Era Assad Diadili
Wamenag: Jangan Buru-buru Kaitkan Ledakan Bom di Sekolah dengan Radikalisme
Suriah Tangkap Otak di Balik Senjata Kimia era Bashar Assad
Tidak ada yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.
Ledakan Kamis terjadi dua hari setelah sebuah bom mobil menghantam kota pesisir Latakia, kubu lain Presiden Suriah Bashar Assad. Ledakan itu menewaskan satu orang.
Itu juga datang kurang dari seminggu setelah media pemerintah Suriah melaporkan serangan teroris di ibukota. Dikatakan bahwa ledakan itu tidak menimbulkan korban.
Keyword : Ledakan Bom Kedutaan Rusia Suriah