Minggu, 13/01/2019 21:58 WIB
Bogor - Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar menyatakan partainya menjadi satu-satunya nasionalis religius yang masuk dalam tiga besar. Dan dia membuka pintu partai yang gagal electoral threshold, agar menyerahkan suaranya ke PKB dengan sukarela.
"Dari pada suaranya sia-sia, mending digabungkan ke PKB. Partai yang didirikan ulama dan berjuang untuk kemaslahatan umat," katanya saat berpidato di depan ribuan alumni Pondok Pesanteren (Ponpes) Al Amin dan Kiai Kampung di Pinpes Al Amin, Pamijahan, Bogor, Minggu (13/1).
Tokoh disapa Cak Imin ini mengatakan, PKB merupakan partai yang didirikan ulama dan tidak ada satu pun yang meniatkan PKB untuk kepentingan pribadi. "Keringat dan perjuangan tidak akan sia-sia. Mulia. Karena pendiri partai ini kiai dan ulama," kata Cak Imin.
"Bersyukur kekuatan PKB terus bertambah. Itu semua berkat dukungan ulama dan kiai kampung yang dengan ikhlas berjuang dan mendoakan PKB," tutur Cak Imin.
Cak Imin Buka Suara soal Ketum PBNU: NU Harus Mandiri, Jangan Bergantung
Menko PM Apresiasi Baznas Perkuat Pemberdayaan Masyarakat Entaskan Kemiskin
PKB Luncurkan 10.000 MCK untuk Pesantren se-Indonesia
Menurutnya, partai PKB tidak punya koran, televisi, tak banyak uang. Namun, katanya lagi, hasil survei menunjukan partai ini paling eksis. "Survei memperlihatkan bagaimana banyak partai Islam rontok. Hanya PKB yang masuk dalam tiga besar. Itu semua karena keikhlasan para pendiri PKB," ujarnya.
PKB tak pernah banyak omong dan selalu dengan bukti nyata. Kerja konkret. Terutama kesejahteraan rakyat Indonesia. "Partai yang berperan penting terbentuknya undang-undang mengurusi desa, sekaligus dibentuknya Kementerian Desa. Belum lagi pembangunan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)," ujarnya.