Minggu, 13/01/2019 19:52 WIB
Tehran - Kementerian luar negeri Iran memanggil utusan Polandia ke Negeri Para Mullah setelah mengumumkan bahwa Warsawa akan menjadi tuan rumah pertemuan puncak yang bahas Iran pada Februari.
Kantor berita resmi IRNA Iran mengatakan, Tehran menyampaikan ketidaksenangannya kepada Chargé d`Affaires Polandia, Wojciech Unolt, atas kesiapannya menjadi tuan rumah bersama konferensi 13 Februari.
Pada Jumat (11/1), Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo, mengatakan kepada Fox News, pertemuan di Polandia akan fokus stabilitas dan perdamaian, kebebasan dan keamanan Timur Tengah memastikan Iran tidak melakukan destabilisasi.
UEA Siapkan Rp14 Juta untuk Penduduk yang Bawa Turis ke Dubai
Hizbullah Ancam Tutup Bandara Imbas Larangan Terbang Pesawat Iran
Menlu se-ASEAN Prihatin Konflik Timur Tengah Terus Berlanjut
tur Pompeo ke Timur Tengah minggu ini untuk mendulang dukungan bagi kebijakan Presiden Donald Trump di wilayah tersebut dan mencakup berbagai masalah, termasuk penarikan pasukan AS dari Suriah, blokade Qatar yang dipimpin Saudi dan pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi.
Dalam pidatonya pada Kamis (10/1) di ibukota Mesir, Kairo, Pompeo bersumpah untuk mengusir setiap boot Iran terakhir dari Suriah dan mendesak saingan regional untuk bersama-sama menghadapi Tehran. (Al Jazeera)