Minggu, 13/01/2019 11:35 WIB
Jakarta - Ledakan kedua melukai 21 pekerja di kilang minyak Aden pada Sabtu (12/01) malam ketika mereka berjuang untuk menahan kobaran api sebelumnya yang pecah sehari sebelumnya.
Pada Jumat, sebuah tangki penyimpanan yang menampung 7000 ton diesel terbakar di kilang minyak utama Aden di kota Al Buraika. Panas dari api itu menyebabkan reservoir lain terbakar pada Sabtu.
"Ledakan baru meletus di tangki reservoir tetangga karena dipengaruhi oleh panas yang luar biasa dan tekanan besar dari api yang ada di tangki reservoir pertama tadi malam," kata Kapten Kota Al Bouraika Saleh Lahman Ba`awda dilansir The National, Minggu (13/01).
"Yang terluka dibawa ke rumah sakit terdekat dengan hanya satu pekerja yang menderita cedera serius," tambahnya.
Legislator PKS: Terjadi Ketimpangan Dalam Pengelolaan Mudik 2026
Houthi Akui Serangan Rudal Perdana ke Arah Fasilitas Nuklir Israel
Houthi Yaman Resmi Gabung Kubu Iran Lawan Israel
Saleh mengatakan pihak keamanan masih menyelidiki penyebab kebakaran, namuan enyebab kebakaran Jumat masih belum ditentukan.
"Kami sedang melakukan penyelidikan dengan 150 pekerja kilang sejauh ini untuk mengetahui alasan kebakaran itu, tetapi kami belum mendapatkan kebenarannya," tuturnya.
Pemadam kebakaran masih bekerja untuk mengendalikan kobaran api.
Keyword : Kilang MinyakYaman