Rabu, 09/01/2019 11:59 WIB
California - Apple Inc memangkas produksi tiga model iPhone baru sekitar 10 persen untuk kuartal Maret. Nikkei Asian Review melaporkan, pada Rabu (9/1), seminggu setelah perusahaan memangkas perkiraan penjualan triwulanannya.
Kebijakan ini menyusul melemahnya permintaan dari China di tengah melambatnya pergerakan ekonomi, yang juga diterpa perang perdagangan yang "berdarah-darah" dengan Amerika Serikat (AS).
Jurnas.com melansir dari Reuters, banyak analis dan konsumen mengatakan, pengeluaran iPhone tersabaru terlalu mahal.
"Apple meminta pemasoknya akhir bulan lalu untuk memproduksi model XS, XS Max dan XR yang kurang dari yang direncanakan," kata Nikkei, mengutip sumber yang mengetahui permintaan tersebut.
Komisi II DPR Gandeng China untuk Pembangunan dan SDM Daerah
Iran Janjikan Hak Istimewa China dan Rusia di Selat Hormuz
China Janji Dukung Kuba Hadapi Penindasan AS
Permintaan itu, kata Nikkei, dibuat sebelum Apple memangkas perkiraannya pekan lalu. Peringatan mendadak itu memicu aksi jual secara cepat di pasar saham global.
"Keseluruhan volume produksi yang direncanakan untuk iPhone lama dan baru diperkirakan akan dipotong menjadi sekitar 40 juta hingga 43 juta unit untuk kuartal Januari-Maret, dari proyeksi sebelumnya dari 47 juta menjadi 48 juta unit," jelas Nikkei.
Keyword : Apple IncPerang DagangChina