Senin, 07/01/2019 16:49 WIB
Jakarta - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat Andi Arief akan melaporkan "pembunuh" di tim pemenangan Jokowi-Ma`ruf Amin ke Bareskrim Mabes Polri.
"Pukul 13.00 akan melaporkan sejumlah orang "pembunuh" (fitnah lebih kejam darinya) ke Cyber Crime Investigation Center (CCIC) Bareskrim Mabes Polri di Gambir," tulis Andi melalui akun Twitternya, @AndiArief__.
Sebelumnya, anak buah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu menyebut sejumlah nama yang akan dilaporkan ke polisi. Adalah, Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Ali Muchtar Ngabalin, Arya Sinulinga, PSI, dan TKN.
"BESOK, saya akan laporkan ke bareskrim para pemfitnah: Arya Sinulinga anah buah Hari Tanoe, Hasto Sekjen PDIP, Ali Ngabalin, Guntur Romli, PSI dan tim TKN. SAYA akan geruduk juga dg baik2 rumah merreka untuk saya jemput memudahkan tugas polisi. Saya sudah buat tim," kata Andi.
Cek Fakta: Benar, Ratusan Surat Suara Tercoblos Duluan di Sumbawa
Bawaslu RI Masih Telurusi Dugaan Jual Beli Surat Suara di Malaysia
Salah Hitung Suara di Dapil Jabar X, Caleg DPR PKB Rina Dirugikan
Diketahui, Andi menjadi sorotan usai menyampaikan dugaan tujuh kontainer surat suara yang sudah dicoblos di Tanjung Priok. Isu tersebut sempat membuat geger sejumlah elite politik dan aparat kepolisian hingga KPU. Namun, KPU dan aparat kepolisian tidak menemukan surat suara tersebut.
Keyword : Pilpres 2019 Surat Suara Andi Arief