PBB Tolak Sidang Khashoggi di Saudi

Jum'at, 04/01/2019 22:14 WIB

Jenewa – Kantor Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (-decoration:none;color:red;">HAM PBB) menolak persidangan kasus pembunuhan jurnalis -decoration:none;color:red;">Jamal Khashoggi, yang digelar di -decoration:none;color:red;">Arab Saudi, sebab diragukan keadilannya.

Juru bicara -decoration:none;color:red;">HAM PBB Ravina Shamdasani mempertanyakan laporan bahwa seorang jaksa Saudi telah menuntut hukuman mati terhadap lima tersangka, dan menegaskan kembali agar dilakukan penyelidikan independen.

“Juga dengan keterlibatan internasional,” kata Ravina dilansir dari Reuters pada Jumat (4/1).

Kantor -decoration:none;color:red;">HAM PBB dalam hal ini juga menentang hukuman mati, sebuah penolakan yang selama ini konsisten disuarakan.

Sebelumnya, pemerintah Turki mendesak Saudi agar para tersangka diserahkan untuk diadili di Turki. Akan tetapi Negeri Petro Dolar itu menolak permintaan Ankara.

Menurut laporan Al Jazeera, Turki secara konsisten menuduh Saudi tidak ingin bekerja sama mengusut dalang di balik pembunuhan pria 59 tahun tersebut.

“Menteri Luar Negeri Turki juga menyatakan sebelumnya bahwa kantor kejaksaan Saudi belum pernah berbagi informasi tentang 11 orang yang telah ditangkap,” demikian bunyi laporan itu.

TERKINI
Sekjen Golkar Resmi Luncurkan Buku Kekuasaan Yang Menolong Hari Kartini 21 April 2026 Apakah Libur Nasional? Ini Penjelasan Resminya Legislator Golkar: Harga BBM Subsidi Tak Naik, Daya Beli Tetap Terjaga KPK Serahkan Barang Rampasan Senilai Rp3,52 Miliar ke Lemhannas