Banjir Renggut Puluhan Nyawa di Filipina

Selasa, 01/01/2019 07:55 WIB

Jakarta - Badai akhir pekan memicu banjir dan tanah longsor di Filipina, menewaskan lebih dari 60 orang dan membuat belasan orang hilang, Senin (31/12) waktu setempat.

Daerah yang paling terdampak adalah wilayah Bicol, yang menjadi tempat 57 orang tewas. 11 lainnya meninggal di pulau Samar.

"Saya khawatir angka kematian masih akan naik karena ada banyak daerah yang masih harus kami bersihkan," ujar Claudio Yucot, direktur pertahanan sipil Bicol dikutip UPI, Selasa (01/01).

Hembusan angin mencapai 34 mph dan hujan turun di tanah yang sudah jenuh.

Sekitar 100 orang terlibat dalam operasi pencarian dan penyelamatan yang terkonsentrasi di kota Legazpi dan kota Libon.

Beberapa bangunan juga mengalami kerusakan akibat bencana tersebut.

TERKINI
Eddy Soeparno: Ketahanan Energi Harus Jamin Terjangkau dan Akses Merata Cek 3 Rekomendasi Software AI untuk Pembuatan Animasi Tekan Dweeling Time, Bea Cukai Dorong Optimalisasi Pusat Logistik Berikat Komisi III: Kasus Upal SGD400 Ribu Bisa Rusak Citra Indonesia