Israel Serang Pesawat Sipil Suriah

Kamis, 27/12/2018 12:07 WIB

Damasukus - Kementerian Pertahanan Rusia, menuduh Angkatan Udara Israel menyerang pesawat sipil yang mendarat di bandara Damaskus dan Beirut.

Juru bicara kementerian pertahanan Rusia, Igor Konashenkov mengatakan enam jet tempur F-16 Israel menggunakan 16 bom udara GBU-39 dalam serangan Selasa malam.

Menurutnya, 14 bom dihancurkan oleh sistem pertahanan udara Suriah tetapi dua lainnya menghantam pusat logistik brigade tentara Suriah yang melukai tiga prajurit.

"Tindakan provokatif Angkatan Udara Israel pada 25 Desember 2018 malam, ketika enam pesawat F-16 menghantam Suriah saat berada di wilayah udara Lebanon, menciptakan ancaman langsung terhadap dua pesawat penumpang," tegasnya.

"Untuk mencegah tragedi yang lebih buruk, penggunaan pertahanan udara Suriah dan perang elektronik dibatasi, yang memungkinkan pengontrol lalu lintas udara di Damaskus mengalihkan pesawat penumpang dari daerah berbahaya dan mengirim mereka ke bandara alternatif, Hmeimim," tambah Konashenkov.

Pada September lalu, sebuah pesawat militer Rusia Il-20 ditabrak dalam serangan yang sama, menewaskan 15 prajurit di dalamnya. Hari itu, sejumlah pesawat F-16 Israel memasuki wilayah udara Suriah dengan tujuan untuk menyerang target militer Suriah di provinsi Latakia.

Ketika sistem pertahanan udara S-200 Suriah merespons pelanggaran itu, F-16 Israel bersembunyi di belakang pesawat Rusia yang kemudian tertembak rudal Suriah.

Tak lama kemudian, Moskow, yang menyalahkan Israel atas insiden itu, mengumumkan keputusannya untuk memberi Damaskus sistem pertahanan S-300 yang lebih canggih.

 

 

TERKINI
Ngenes! 5 Pemain Bintang Ini Belum Pernah Juara Piala Dunia Rutin Bersepeda Bisa Kurangi Risiko Kanker dan Stroke, Benarkah? Hari Sepeda Sedunia Setiap 3 Juni, Ini Sejarah hingga Tujuannya Ini Asal Usul Penamaan Kota Bogor yang Jarang Diketahui