Tiga Warga Palestina Tewas di Perbatasan Gaza

Sabtu, 22/12/2018 13:08 WIB

Jakarta - Kementerian Kesehatan Gaza menyebutkan bahwa tiga warga Palestina tewas dalam bentrokan menandai sembilan bulan protes mingguan di perbatasan Gaza-Israel.

Kantor berita Palestina WAFA mengidentifikasi mayat Mohammad Mo`een Jahjouh, 16, Abdul-Aziz Abu Shari`a, 28, dan Maher Yasin, 40. Pejabat kesehatan mengatakan 27 orang lainnya menderita luka-luka, termasuk wartawan dan pekerja medis.

Dilaporkan bahwa para demonstran membakar ban dan melemparkan batu dan alat peledak kepada Pasukan Pertahanan Israel, meskipun tidak ada proyektil yang mendarat di tanah Israel.

Pasukan Israel menembaki para demonstran menggunakan peluru hidup dan peluru baja berlapis karet. Pekerja medis di dalam ambulans mengalami kesulitan bernapas setelah tabung gas air mata Israel menabrak kendaraan mereka.

"Pasukan menanggapi dengan cara penyebaran kerusuhan dan menembak sesuai dengan prosedur operasi standar," kata seorang jurubicara militer Israel.

Para demonstran mengambil bagian dalam protes Jumat mingguan di lokasi-lokasi di sepanjang perbatasan. Demonstrasi, bernama Great March of Return, menyerukan kembalinya para pengungsi ke rumah dan tanah mereka dari mana mereka dipindahkan pada tahun 1948.

Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan lebih dari 208 warga Palestina telah terbunuh sejak protes dimulai 30 Maret.

TERKINI
Legislator PKB: Skandal Seksual di Pesantren Pati Pelanggaran HAM Berat Trump Tangguhkan Sementara Operasi Pemindahan Kapal di Selat Hormuz Viral! Ojol Disabiltas Ingin Anaknya Jadi Polisi, Ini Ungkapan SPI Pimpinan DPR Desak Pelaku Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dihukum Berat