Sabtu, 22/12/2018 07:42 WIB
Karachi, Pakistan - Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) mengumumkan paket bailout senilai USD3 miliar untuk menyelamatkan ekonomi Pakistan.
Lewat sebuah pernyataan, Abu Dhabi Fund for Development mengatakan, pihaknya akan menyetorkan USD3 miliar ke Bank Negara Pakistan dalam beberapa hari mendatang untuk meningkatkan likuiditas dan cadangan mata uang asing di bank.
Sebelumnya, pada Oktober, Arab Saudi berjanji untuk menggelontorkan dana pinjaman sebesar USD6 miliar ke Pakistan. Perdana Menteri Pakistan Imran Khan berterima kasih kepada pemerintah UEA.
"Ini mencerminkan komitmen dan persahabatan kami yang terjalin erat selama bertahun-tahun," cuit Perdana Menteri Qatar lewat akun Twitter miliknya.
Komisi IX DPR Minta Baleg Tak Ambil Alih RUU Ketenagakerjaan
May Day 2026, Pimpinan DPR Soroti Upah dan Ancaman PHK Buruh
Menteri PPA Kecam Keras Dugaan Penganiayaan terhadap Anak di Daycare Aceh
Menurut pakar ekonomi, dua paket bailout itu cukup untuk menalangi lebih dari setengah pembiayaan eksternal sebesar USD10-12 miliar.
Islamabad mengatakan pihaknya juga telah meninjau paket bailout dari China tetapi belum mengungkapkan rinciannya.
Pakistan telah meminta bantuan dari Dana Moneter Internasional (IMF) untuk mengatasi krisis ekonomi yang menghimpit negaranya.
Utang luar negeri Islamabad saat ini mencapai hampir USD100 miliar. Sebagian besar pinjaman itu dipieroleh dari World Bank, IMF, Asian Development Bank, Islamic Development Bank, Amerika Serikat, China, Prancis, dan beberapa negara lainnya.Keyword : Uni Emirat ArabPakistanDana Bantuan