Kamis, 06/12/2018 08:10 WIB
Manila - Presiden Filipina, Rodrigo Duterte kembali mengeluarkan pernyataan kontroversial. Pria 73 tahun itu mengatakan para uskup Katolik di negaranya adalah orang bodoh yang tidak berguna dan harus dibunuh.
Dilansir dari Al Jazeera, pernyataan Duterte itu disampaikan saat meningkatkan serangannya terhadap gereja, yang menentang perang terhadap narkoba di kepulauan Asia Tenggara.
Raih Poin Tertinggi, SMAN 2 Samarinda Sabet Juara Pertama LKBB-PB Kaltim
Ilmuwan Ungkap Lempeng Tektonik Purba Masih Bisa Memicu Letusan Gunung Api
Fenomena Langka Juni 2026, Venus dan Jupiter "Nyaris Bersentuhan" di Langit
"Itulah yang saya katakan kepada para uskup. Saya tidak pernah mengatakan bahwa saya adalah seorang ateis," sambungnya.
Keyword : FilipinaKatolikDutertePerang Narkoba