Oposisi Israel Gugat Perdana Menteri Netanyahu

Selasa, 04/12/2018 08:15 WIB

Yerusalem – Para pemimpin oposisi Israel mendesak Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengundurkan diri setelah polisi  mendakwanya atas tuduhan penyuapan serta penipua, dan menyarangkan diadakan pemilihan secepat mungkin.

"Netanyahu harus mundur sebelum dia menghancurkan penegak hukum untuk menyelamatkan dirinya sendiri," kata pemimpin partai Zionis Union, Tzipi Livni lewat akun Twitter-nya, dilansir Anadolu.

"Rakyat Israel pantas mendapat kepemimpinan yang bersih. Lakukan pemilihan sekarang!," sambungnya.

Pada Minggu (2/12), aparat kepolian meminta untuk segera mendakwa Netanyahu dan istrinya karena menerima suap dari Shaul Elovitch.

Dalam sebuah pernyataan, polisi mengatakan Netanyahu menerima suap dan menyalahgunakan jabatan karena memberi bantuan kepada Elovitch, yang mengendalikan perusahaan telekomunikasi Bezeq Telecom Israel, sebagai imbalan mendapat pemberitan positif tentang dirinya.

Polisi mengaku sudah menemukan bukti Netanyahu dan orang-orang terdekatnya secara terang-terangan ikut campur dalam konten yang dipublikasikan di situs berita Walla dan berusaha mempengaruhi penunjukan karyawan senior, menggunakan hubungan mereka dengan Shaul dan istrinya, Iris Elovitch.

"Seorang perdana menteri dengan begitu banyak kasus korupsi di sekitarnya tidak dapat melanjutkan pekerjaannya dan harus mengundurkan diri," tulis pemimpin Partai Buruh oposisi, Avi Gabbay di Twitter miliknnya.

"Seorang pria yang didorong oleh obsesi tentang apa yang akan dikatakan media tentang dirinya tidak dapat memimpin negara Israel. Setiap hari di bawah kepemimpinannya berarti kerusakan bagi warga Israel," tambahnya.

Polisi telah merekomendasikan dakwaan terhadap Netanyahu dalam dua kasus korupsi lainnya. Kasus pertama melibatkan produser Hollywood asal Israel Arnon Milchan, yang diduga diminta untuk membeli barang-barang mewah untuk Netanyahu dan istrinya.

Sedangkan kasus kedua berkaitan dengan dugaan kesepakatan dengan Arnon Mozes, penerbit harian berbahasa Ibrani Yedioth Ahronoth, sekali lagi untuk liputan media yang positif.

TERKINI
Mode Nostalgia, Mengenang Motor Bekennya Remaja Era 90 dan Awal 2000-an BP BUMN Bakal Rampingkan 44 Entitas Usaha PLN menjadi 23 Teliti sebelum Membeli Ban, Kode Rahasia Ini Mesti Kamu Pahami Hari Ini, Harga Cabai Rawit Tembus Rp92.250 per Kilogram