Maruarar Minta Menteri Patuhi Visi Misi Jokowi
Kamis, 29/11/2018 19:49 WIB
Jakarta - Politikus PDI Perjuangan (PDIP) mengingatkan kepada seluruh menteri Kabinet Kerja memahami visi misi Presiden Jokowi dalam menjalankan kebijakan.
Anggota Komisi XI DPR dari Fraksi PDIP,
Maruarar Sirait mempertanyakan, kebijakan menteri yang tidak pro terhadap rakyat khususnya sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang justru mendapat dukungan dari
Presiden Jokowi.
"Saya rasa ini bukan soal jebak-menjebak, tetapi soal menteri yang harus faham bagaimana visi misi presiden. Presidennya dukung UMKM dan terbukti dengan beberapa kebijakan, kenapa sekarang membuka longgar untuk asing," kata Maruarar, dalam sebuah diskusi bertajuk "Tunda Relaksasi Pelepasan Daftar Negatif Investasi (DNI), Jokowi Pro UMKM?", di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (29/11).
Hal itu menyikapi rencana Menko Bidang Perekonomian Darmin Nasution membuka peluang asing menguasai 100% saham untuk sektor UMKM. Hal itu tertuang dalam revisi daftar negatif investasi (DNI) yang diumumkan pekan lalu.
"Kenapa presiden yang sudah pro rakyat ini terhadap UMKM, tiba-tiba ada kebijakan yang sangat pro aktif, membuat misalnya asing bisa masuk ke warnet, umbi-umbian yang selama ini usaha rakyat, ini menurut saya yang tidak benar," tegas Ara panggilan akrab Maruarar.
Ara menegaskan, kebijakan
Presiden Jokowi sudah cukup jelas pro terhadap rakyat dan UMKM. Sehingga, jika menteri mengeluarkan kebijakan yang tidak sesuai dengan visi misi presiden dan rakyat, maka harus segera dibatalkan.
"Jadi hari ini ada pembelajaran yang luar biasa, tidak ada visi misi menteri, ini kalau bisa kejadian yang terakhir, kalau presidennya sudah menunjukkan arah yang jelas, bagaimana UMKM sangat pro rakyat," tegasnya.
TERKINI
Berbagai Manfaat Lari Pagi untuk Kesehatan
Ini Amalan agar Keinginan Ibadah Haji Cepat Terkabul
Wafat saat Menunggu Antrean Haji, Apakah Tetap Dapat Pahala?
22 April 2026: Cek Daftar Peringatan Hari Ini