Senin, 26/11/2018 21:48 WIB
Melbourne - Departemen Konservasi Selandia Baru (DOC) mencatat, sebanyak 145 ekor Paus Pilot terdampar di pesisir Pulau Stewart, bagian selatan negara itu. Penyebab terdamparnya hewan mamalia itu belum diketahui.
Direktur Operasional DOC di Pulau Rakiura, Ren Leppens mengatakan, pihaknya menemukan sekelompok Paus Pilot terdampar di Mason Bay, Rakiura, di Pulau Stewart, Selandia Baru.
Leppens mengungkapkan, banyak paus ditemukan dalam keadaan mati, namun pihaknya masih melakukan upaya penyelamatan terhadap beberapa hewan jenis mamalia itu yang masih hidup.
Leppens mengatakan pihaknya perlu melakukan eutanasia karena langkah itu dianggap paling manusiawi walau hal itu menyedihkan. "Sayang sekali kemungkinan membuat paus-paus kembali dapat berenang sangat rendah," terang Leppens dilansir Al Jazeera.
Dua Assist Lagi, Bruno Fernandes Akan Ukir Sejarah Baru di Premier League
Carrick Puji Mentalitas Pemainnya Usai Menang Lawan Chelsea
Konsumsi Garam Berlebih Diduga Percepat Penurunan Daya Ingat pada Pria
Belum diketahui penyebab secara pasti mengapa paus tersebut terdampar di pantai Selandia Baru yang kerap terjadi dalam beberapa tahun terakhir.
Pada Februari 2017 lalu, sebanyak 450 Paus Pilot terdampar di Pulau Selatan Selandia Baru
Keyword : MamaliaIkan Paus TerdamparSelandia Baru