Penyerangan Bus Bikin Final Copa Libertadores Ditunda

Minggu, 25/11/2018 06:20 WIB

Jakarta - Pertandingan final Copa Libertadores yang mempertemukan River Plate kontra Boca Juniors, Minggu (25/11) terpaksa mengalami perubahan jam kick off lantaran bus yang membawa para pemain Boca Juniors diserang oleh oknum supporter.

Pertandingan yang seharusnya digelar di Estadio Monumental Antonio Vespucio Liberti ini pada pukul 03.00 WIB sempat ditunda satu jam. Bahkan karena suasana yang belum kondusif membuat laga tersebut ditunda hingga pukul 06.00 WIB.

Sebelumnya, bus pemain Boca Junior yang sedang menuju stadion dilempari berbagai macam benda mulai dari batu hingga gas air mata, dikutip Soccerway.

Penyerangan tersebut membuat kaca bus pecah dan enam pemain terluka. Keenam pemain tersebut adalah Pablo Perez, Carlos Tevez, Nahitan Nandes, Dario Benedetto, Mauro Zarate, Ramon Abila, and Agustin Almendra. Tiga di antaranya harus dilarikan ke rumah sakit.

Kondisi bus pun mengenaskan di mana banyak jendela yang rusak akibat lemparan batu dan potongan kayu.

Demi mengamankan situasi polisi setempat segera bertindak dengan menggunakan semprotan merica untuk membubarkan keramaian.

Dalam sejarahnya, Rivalitas yang terjadi antara River Plate kontra Boca Juniors memang dikenal sebagai salah satu yang paling panas di sejarah sepakbola. Bahkan, tak jarang laga bertajuk Superclacico ini sampai ditunda lantaran bentrok suporter yang kerap menghiasi duel kedua tim.

TERKINI
Apa Itu Super El Nino? Ini Prediksi Terbaru dan Dampaknya ke Dunia Lima Air Rebusan yang Ampuh Hancurkan Lemak Perut Ini Hobi yang Sangat Dilarang dalam Agama Islam, Apa Saja? Wamensos: Perpustakaan Sekolah Rakyat Harus Dorong Siswa Gemar Membaca