Rabu, 21/11/2018 08:50 WIB
New York – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo mendukung kandidat asal Korea Selatan, Kim Jong-Yang, untuk menduduki posisi Presiden Interpol.
Kim Jong-Yang saat ini memegang posisi Presiden Interpol, menggantikan Meng Hongwei yang ditahan di China atas kasus penyuapan. Pemungutan suara di Dubai pada Rabu (21/11), akan menetapkan presiden baru badan polisi global tersebut.
“Kami sangat mendukung Kim Jong-Yang,” ujar Pompeo kepada awak media dilansir dari AFP.
“Kami mendorong semua negara dan organisasi yang merupakan bagian dari Interpol, untuk menghormati hukum dan memilih seorang pemimpin yang penuh integritas,” katanya.
Doa Menyambut Kepulangan Jemaah Haji 2026, Ini Sunnah Nabi dan Hikmahnya
Wamen Viva Yoga Bertemu Nelayan Pantura Bahas Kesejahteraan-Perlindungan
Kemnhaj Pastikan Kepulangan Jemaah RI Lancar hingga Dam Tepat Sasaran
Dukungan untuk Kim Jong-Yang datang tak lama setelah kritikus menyerukan kepaada Interpol untuk menolak pencalonan kandidat asal Rusia, Alexander Prokopchuk, karena dikhawatirkan Moskow menyalagunakan Interpol untuk menargetkan lawan politik.
Sebab sebelumnya, Rusia pernah mengeluarkan "Red Notices," atau surat perintah penangkapan internasional, untuk menargetkan mereka yang telah melakukan pelanggaran terhadap Kremlin.