Iran Janji Tak Ingin Jadi Budak AS

Senin, 19/11/2018 19:25 WIB

Tehran - Presiden Iran, Hasan Rouhani menegaskan bahwa Negeri Para Mullah akan tetap independen dan tidak akan tunduk pada tekanan Amerika Serikat (AS).

Demikian kata Presiden Rouhani mengacu pada hari dimana Gedung Putih memulai putaran kedua saksinya terhadap Iran yang menargetkan sektor minyak dan energi Iran, Senin (19/11)

"Saya berterima kasih kepada rakyat Iran yang melawan musuh-musuh yang mencoba membuat kita menyesali Islam, kemerdekaan, dan demokrasi," kata Presiden Rouhani di Khoy, Provinsi Azarbaijan Barat, Iran barat laut.

"Mereka ingin mengubah tanggal 4 November menjadi hari yang menyedihkan di Iran, tetapi warga Iran berhasil melawan mereka," sambungnya, dilansir dari IRNA.

Menunjuk ke 40 tahun revolusi Islam yang akan diperingati pada 11 Februari 2019, Rouhani mengatakan, "Warga Iran akan membuat musuh mengerti bahwa mereka tidak akan bisa menghentikan orang Iran mencapai tujuan tinggi mereka."

 

TERKINI
Lima Air Rebusan yang Ampuh Hancurkan Lemak Perut Ini Hobi yang Sangat Dilarang dalam Agama Islam, Apa Saja? Iran Tutup Selat Hormuz Lagi, Timur Tengah Terus Memanas Tiga Gunung Paling Angker di Jawa, Tidak Cocok untuk Anda yang Penakut