Minggu, 18/11/2018 23:01 WIB
Washington - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengaku telah mendengarkan rekaman lengkap pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi. Namun dia enggan mendengarkan rekaman tersebut sendiri, karena dinilai mengandung kekerasan dan terdengar mengerikan.
"Karena itu adalah rekaman yang (kedengarannya) menderita. Ini rekaman yang buruk," kata Trump kepada Fox News pada Minggu (18/11)
"Sangat kejam, sangat ganas, dan mengerikan," imbuhnya.
Dalam kesempatan tersebut, Trump juga menjawab kesimpulan CIA terkait kasus pembunuhan Khashoggi, yang melibatkan Pangeran Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman.
Israel Perintahkan Evakuasi Paksa Warga di 29 Desa Lebanon
Media Iran Sebut Teheran Belum Ketok Palu Terkait Negosiasi dengan AS
Menko Pangan: Presiden Prabowo Subianto Perjuangkan Teologi Surah Al-Maun
CIA menemukan bahwa Pangeran Saudi telah memerintahkan 15 agennya untuk membantai Khashoggi, tak lama setelah memasuki Konsulat Saudi di Istanbul, Turki pada awal Oktober lalu.
"Saya tidak tahu (siapa pembunuhnya). Siapa yang tahu?" tanya Trump saat diminta respon soal Pangeran Saudi.
Trump mengakui bahwa orang-orang yang dekat dengan pangeran mungkin terlibat, tetapi dia menambahkan, "Saya ingin tetap dengan sekutu yang dalam banyak hal telah sangat baik."
Keyword : Jamal Khashoggi Arab Saudi Donald Trump