Jum'at, 16/11/2018 19:01 WIB
Jakarta - Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad mengkritik rekannya dari Australia, Scott Morrison yang menyatakan bersedia memindahkan kedutaan negaranya di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem.
Demikian kata Mohamad pada konferensi pers yang berlangsung setelah pertemuannya dengan Morrison di sela-sela KTT ASEAN di Singapura, Jumat (16/11).
Mohamad mengatakan mendiskusikan niat Morrison untuk memindahkan kedutaannya di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem, dan pengakuannya atas Yerusalem sebagai ibu kota Israel.
Perdana Menteri Malaysia menegaskan bahwa pemindahan kedutaan Australia ke Jerusalem sama saja dengan mengakui praktik teroris Israel.
JMIB Anggap Nanik Tidak Layak Jadi Kepala BGN, Alasannya?
KPK Tetapkan Wakil Menteri Imigrasi Silmy Karim Tersangka Pemerasan
Madrid Selangkah Lagi Amankan Ibrahima Konate, Perez Beri Sinyal Kuat
"Saya menunjukkan bahwa dalam menangani terorisme seseorang harus tahu penyebabnya. Menambah penyebab terorisme tidak akan membantu," katanya, dilansir Memo.