Kamis, 15/11/2018 08:50 WIB
New York – Ratusan migran Amerika Tengah tiba di perbatasan Amerika Serikat pada Rabu (14/11) kemarin. Sementara di belakanng mereka, menyusul ribuan migran lainnya yang berjalan kaki melalui Meksiko.
Dilansir dari AFP, kelompok besar yang tiba di pantai Tijuana, berkumpul di pagar perbatasan yang memisahkan Meksiko dan California.
Namun mereka tak bisa menyeberang dengan mudah, sebab ribuan polisi agen patroli perbatasan sudah menunggu di sisi lainnya, yang menyebabkan para migran kembali berebut ke sisi Meksiko.
“Kami bukan penjahat!” teriak para migran, mengirim pesan kepada Presiden AS Donald Trump yang mengerahkan 5.900 pasukan ke perbatasan.
Jadwal Libur Nasional Juni 2026: Lengkap Tanggal Merah dan Cuti Bersama
Blue Moon 2026: Mengapa Bulan Purnama Langka Ini Disebut "Bulan Biru"?
Evaluasi Armuzna, Menhaj Siapkan Perbaikan Penyelenggaraan Haji 2027
Setidaknya delapan migran berhasil menyeberang ke AS, yang langsung ditangkap oleh petugas patroli perbatasan. Atas perintah Trump, delapan migran tersebut tidak akan diizinkan mengajukan suaka, dan akan dideportasi dalam waktu dekat.
Keyword : Amerika Serikat Serangan Migran Donald Trump