Netanyahu Usulkan UU Hukuman Mati Warga Palestina Pembunuh Orang Israel

Selasa, 06/11/2018 17:05 WIB

Jakarta - Perdana Menteri Israel Binyamin Netanyahu menyetujui undang-undang yang akan memudahkan pengadilan untuk memberikan hukuman mati kepada warga Palestina yang telah membunuh orang Israel atau tentara.

Meskipun Israel memiliki hukum yang mengizinkan hukuman mati, tidak ada eksekusi yang dilakukan sejak 1962 silam.

Dilansir Memo, berdasarkan undang-undang saat ini, hukuman mati hanya dapat dikenakan dengan keputusan bulat dari panel tiga hakim.

Sebuah RUU yang diusulkan oleh Partai Yisrael Beytenu Menteri Pertahanan Avigdor Liberman, yang didukung Netanyahu kemarin, akan menghapus persyaratan ini, memungkinkan pengadilan sipil dan militer untuk mengeksekusi warga Palestina dengan keputusan mayoritas.

RUU itu diperkirakan akan diajukan ke Komite Konstitusi, Hukum dan Keadilan dalam beberapa hari ke depan untuk mempersiapkan undang-undang untuk pembacaan pertamanya di Knesset.

TERKINI
Bukan Hal Gaib Kenali Fakta Ilmiah Lucid Dream Pahami Persiapan Wajib Sebelum Cabut Gigi Bungsu Ini Pesan Penting agar Shalat Tetap Terjaga saat Melakukan Safar Bukan Cuma Takut Azab, Ini Alasan Harus Menjauhi Maksiat