Jum'at, 02/11/2018 23:10 WIB
Kairo – Militan Islam mengeroyok bus berisi peziarah Kristen pada Jumat (2/11), yang bertolak menuju biara di sebuah gurun terpencil di selatan ibu kota Mesir, Kairo.
Akibat serangan tersebut, tujuh peziarah dinyatakan tewas, sementara 12 peziarah lainnya luka-luka. Demikian keterangan Kementerian Dalam Negeri Mesir.
Dilansir dari Associated Press, juru bicara Gereja Ortodoks Koptik Bouls Halim, jumlah korban tewas kemungkinan akan meningkat. Pasalnya pejabat gereja setempat menyebut korban tewas mencapai sepuluh orang.
Belum ada kelompok yang bertanggung jawab atas serangan itu, namun diduga berasal dari kelompok Islamic State of Iraq and Syria (ISIS), yang selama bertahun-tahun memerangi pasukan keamanan di Semenanjung Sinai, dan perbatasan gurun Mesir dengan Libya.
Kemenhaj: Bayar Dam Harus Aman, Resmi, dan Sesuai Keyakinan Fikih Jemaah
Asteroid Sebesar Paus Biru Melintas Dekat Bumi Besok, Senin 18 Mei 2026
Persis Nilai Penguatan Regulasi Sidang Isbat Penting Demi Persatuan Umat
Serangan hari ini (2/11) merupakan kali kedua menargetkan para peziarah Kristen menuju biara St. Samuel the Confessor selama bertahun-tahun. Sebelumnya, kejadian serupa pada Mesi 2017 menyebabkan hampir 30 orang tewas.
Keyword : Peziarah Kristen Mesir Serangan ISIS