Polisi "Kejar" Penyebar Berita Hoaks Penculikan Anak

Rabu, 31/10/2018 14:26 WIB

Jakarta - Kepolisian akan menyelidiki beredarnya berita bohong atau Hoaks terkait penculikan anak yang kerap terposting di media sosial. Polisi juga akn menyelidiki dugaan adanya pihak yang tergabung dalam kelompok atau sindikasi tertentu.

Dikatakan Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri,  Inspektur Jenderal Setyo Wasisto, segera mengungkap yang bersifat hoaks secara tuntas. "Sedang dianalisis dan diverifikasi. Postingan di media sosial adalah hoaks. Akan kami ungkap secara tuntas, termasuk penyebarnya," katanya.

Saat ini, kata Setyo, penyelidikan yang dilakukan dengan meneliti keterkaitan antara satu akun dengan akun media sosial lainnya. Dan sebanyak enam akun media sosial sedang dalam tahap penyelidikan polisi.

Menurutnya, ada lima berita hoaks soal penculikan anak yang ditemukan kepolisian. "Masih diselidiki  satu rangkaian. Apakah ada hubungannya atau tidak," katanya.

Penyelidikan informasi hoaks, katanya, karena dianggap menimbulkan ketakutan di tengah masyarakat.
 Dan  mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan waspada dengan tidak langsung menyebarkan berita itu kembali.

TERKINI
Hari Bumi 2026, Ilmuwan Peringatkan "Titik Balik" Iklim Sudah Terjadi ESDM Sebut Uji Jalan B50 Sektor Otomotif Tunjukkan Hasil Aman Belum Bisa ke Tanah Suci, Ini Amalan yang Pahalanya Setara Haji ESDM Pastikan B50 Diterapkan Serentak di Semua Sektor Mulai 1 Juli