Selasa, 16/10/2018 10:45 WIB
Tehran – Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Bahram Qasemi mengatakan, Pemerintah Amerika Serikat (AS) tidak punya hak campur tangan urusan internal Suriah.
"AS tidak punya hak untuk campur tangan di Suriah dan kehadiran AS di negara tersebut ilegal dan melanggar aturan internasional," kata Qasemi mengatakan dalam konferensi pers mingguannya, Senin (15/10) waktu setempat.
Pernyataan Qasemi itu menanggapi permintaan AS dari Iran untuk meninggalkan Suriah untuk mendukung Washington melakukan rekonstruksi negara yang dilanda perang itu.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran itu mengatakan, AS menyalahgunakan bantuan kemanusiaan dan rekonstruksi Suriah untuk tujuan politik.
Saling Serang, Iran Hantam 85 Pangkalan Militer AS
Uni Eropa Larang Maskapai Melintas di Atas Iran hingga 31 Agustus
Trump: Kesepakatan Akhiri Perang dengan Iran Telah Berakhir
"Kehidupan rakyat dan nasib mereka tidak penting bagi AS dan mereka hanya digunakan sebagai pengaruh politik," tegas Qasemi.
Ia menambahkan, kehadiran Iran di Suriah tidak terkait dengan AS dan Teheran akan terus hadir di negara yang dilanda perang hingga Damaskus sendiri yang meminta Teheran meninggalkan wilayah itu.
"AS tertarik dengan kembalinya terorisme ke Suriah," kata Qasemi. (IRNA)
Keyword : Iran Suriah Amerika Serikat Bahram Qasemi