Senin, 15/10/2018 10:05 WIB
Ankara - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Raja Saudi Salman bin Abdulaziz mendiskusikan hilangnya jurnalis Jamal Khashoggi melaui sambungan telepon, Minggu malam.
Erdogan menekankan pembentukan kelompok kerja bersama untuk menyelidiki kasus tersebut, kata seorang sumber yang dekat dengan Presiden Turki.
Khashoggi, seorang wartawan dan kolumnis Saudi untuk The Washington Post, menghilan sejak memasuki gedung Konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober.
Pada yang sama 15 orang Saudi lainnya, termasuk beberapa pejabat, tiba di Istanbul dengan dua pesawat jet pribadi untuk mengunjungi konsulat Arab Saudi di Istanbul di mana saat itu Khashoggi berada di dalam, kata sumber polisi Turki.
AS Klaim Kuasai Minyak Venezuela 100 Tahun, Dapat Hak Veto
Iran Ancam Balasan Lebih Berat Jika AS Kembali Menyerang
Iran Pastikan Serangan AS Tak Hentikan Produksi Minyak di Pulau Kharg
Semua orang Saudi yang diidentifikasi telah meninggalkan Turki.
Otoritas Saudi belum memberikan penjelasan yang jelas tentang nasib Khashoggi, sementara beberapa negara terutama Turki, AS, dan Inggris mendesak agar kasus itu diselesaikan secepat mungkin. (aa)
Keyword : Arab Saudi Turki Jamal Khashoggi Amerika Serikat