Senin, 15/10/2018 06:41 WIB
Kairo – Mesir menyerukan penyelidikan yang transparan terhadap hilangnya jurnalis Arab Saudi, sekaligus kolumnis The Washington Post Jamal Khashoggi.
Kairo juga memperingatkan bahwa kasus tersebut rentan disalahgunakan untuk mengeksploitasi Riyadh secara politis.
“Mesir menekankan kepentingan mengungkap kebenaran, tentang apa yang terjadi dalam penyelidikan secara transparan,” demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Mesir, pada Senin (15/10).
Dilansir dari Reuters, Mesir akan memantau perkembangan kasus tersebut dengan rasa prihatin, dan mendukung Saudi menghadapi situasi itu.
Saudi Jamin Haji 2026 Bebas dari Ebola hingga Hantavirus
Saudi Kembangkan Prakiraan Cuaca Berbasis AI untuk Jemaah Haji
Arkeolog Temukan Ratusan Emas era Dinasti Abbasiyah di Saudi
Sebelumnya diketahui, Khashoggi hilang setelah beberapa saat memasuki Konsulat Saudi di Istanbul, Turki. Ada dugaan jurnalis tersebut dibunuh di dalam konsulat.
Namun Saudi menampik tudingan tersebut. Dikatakan, kabar miring yang menyebut Khashoggi dibunuh atas perintah Saudi, dinilai tidak berdasar.
Keyword : Turki Khashoggi Arab Saudi