Usai Dilantik Jokowi, Gubernur Sumsel dan Kaltim Dibawa ke KPK

Senin, 01/10/2018 16:55 WIB

Jakarta - Usai dilantik Presiden Jokowi di Istana Negara, gubernur dan wakil gubernur terpilih digiring Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Tjahjo mengajak Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru-Mawardi Yahya serta Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Isran Noor-Hadi Mulyadi.

"Hanya untuk berdiskusi tentang area rawan korupsi, tentang pencegahan. Supaya teman-teman gubernur dan wakil gubernur terpilih ini lebih memahami apa yang menjadi program KPK, khususnya yang menyangkut masalah pencegahan," kata Tjahjo, di Gedung KPK, Jakarta, Senin (1/10).

Kunjungan ke KPK, kata Tjahjo, agar gubernur dan wakil gubernur terpilih dapat mengetahui pengalaman KPK dalam menangani kepala daerah yang terlibat korupsi. Mengingat, ratusan kepala daerah, baik gubernur, bupati, dan wali kota yang terjerat kasus korupsi di KPK.

"Saya kira pengalaman, ya ini kan pengalaman sudah berapa ratus kepala daerah yang kena oleh KPK," terangnya.

TERKINI
Meski Saling Serang, Perundingan AS-Iran Dikabarkan Terus Berjalan Kementrans Siapkan Bali jadi Pusat Promosi Kawasan Transmigrasi Indonesia Demo Cipayung Plus, Desak Pencopotan Menkeu hingga Tolak Kenaikan Harga BBM Piala Dunia 2026 Dinilai Mampu Ciptakan Efek Berganda bagi Ekonomi Lokal