Senin, 01/10/2018 07:30 WIB
Tehran - Juru Bicara Tentara Yaman, Brigadir Jenderal Sharaf Loqman memperingatkan Uni Emirat Arab (UEA) bahwa jika agresi militer berlanjut, rudal balistik Yaman dan drone akan secara efektif menyeran kerajaan di wilayah itu.
Lebih lanjut, Sharaf Loqman menegaskan bahwa serangan rudal terhadap Jizan (selatan Arab Saudi) dan Dubai mengungkap kemampuan pertahanan Yaman.
Ia juga memperingatkan para investor di UAE bahwa selama agresi militer terhadap Yaman berlanjut, negara itu tidak akan pernah aman.
"Hari ini, unit rudal Angkatan Bersenjata Yaman dan komite populer menyerang Bandar Udara Internasional Dubai dengan pesawat tanpa awak Samad III," kata Sharaf Loqman.
Biaya Perang Amerika Serikat terhadap Iran Tembus Rp1.000 Triliun
Bahas Gencatan Senjata, Menlu Iran Bertolak ke Pakistan
Paus Leo XIV Desak AS dan Iran Berunding Akhiri Perang
Sementara itu, Angkatan Laut Yaman melakukan operasi yang sukses terhadap sejumlah kapal penjaga pantai Saudi di Pelabuhan Jizan, yang membuat kerusakan berat pada tubuh kapal.
Arab Saudi dan sejumlah sekutu melancarkan kampanye militer yang menghancurkan terhadap Yaman pada Maret 2015, dengan tujuan membawa pemerintah Hadi kembali berkuasa dan menghancurkan gerakan Houthi Ansarullah di negara itu.
Sekitar 15.000 warga Yaman tewas dan ribuan lainnya terluka sejak serangan agresi yang dipimpin Saudi berlangsung.
Serangan pasukan koalisi yang dipimpin Saudi telah gagal untuk menghentikan warga Yaman dari melawan agresi. Baru-baru ini, tentara Yaman meluncurkan landasan peluncuran rudal bawah tanah buatan sendiri. (IRNA)
Keyword : Arab Saudi Houthi UEA Yaman Iran