AS Kecam Perlakuan China terhadap Muslim Uighur

Sabtu, 22/09/2018 09:53 WIB

Washington - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo mengecam perlakuan China terhadap kelompok Muslim minoritas di Uighur.

Pompeo mengatakan, pelanggaran berat yang dilakukan oleh Beijing telah menyebabkan ratusan ribu Muslim Uighur terpaksa mengungsi di kamp-kamp pendidikan.

"Ratusan ribu dan mungkin jutaan warga Uighur ditahan di luar kemauan mereka di kamp-kamp pendidikan," kata Pompeo dilansir dari AFP pada Sabtu (22/9).

"Mereka dipaksa bertahan dengan indoktrinasi politik yang berat dan pelanggaran keji lainnya," lanjut Pompeo.

Sebelumnya, Beijing menolak temuan PBB bahwa lebih dari satu juta minoritas Muslim ditahan di kamp-kamp interniran di wilayah Xinjiang barat Cina.

Dan dalam sebuah surat kepada Pompeo dan Menteri Keuangan AS Steve Mnuchin, anggota Kongres akhir bulan lalu mendesak sanksi pada pejabat Cina yang terlibat dalam penginterniran terhadap orang-orang Uighur. Pompeo tidak mengatakan dalam pidatonya apakah dia akan mengambil tindakan hukuman.

Pompeo juga menyatakan keprihatinan tentang nasib orang Kristen di China, yang katanya telah ditargetkan dalam tindakan keras pemerintah.

Pemerintah, katanya, telah "menutup gereja-gereja, membakar alkitab dan memerintahkan para pengikut untuk menandatangani surat-surat yang menyangkal iman mereka."

TERKINI
Ternyata Bukan Menyendiri, Kesepian yang Paling Merusak Kesehatan Mental Iwakum Kecam Hotman Paris Rendahkan Martabat Wartawan Jelang HAN 2026, Menteri PPPA Ajak Kolaborasi Penuhi Hak Anak Larangan Medsos untuk Remaja Bisa Jadi Bumerang, Ini Temuan Studinya