Selasa, 11/09/2018 18:50 WIB
Ramallah - Penutupan kantor Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) di Washington, tidak akan mengubah sikap dan loyalitas negaranya untuk melindungi tempat suci umat Muslim dan Kristen, serta perjanjian internasional.
"Melindungi Yerusalem dan hak-hak rakyat Palestina lebih penting dari pada menjaga hubungan dengan AS," ujar Juru Bicara Kepresidenan Palestina, Nabil Abu Rudeina.
Serangan Israel di Gaza Tewaskan Lima Warga Palestina Termasuk Dua Anak
Iran Siapkan Zona Maritim Terbatas di Luar Selat Hormuz
Korban Agresi Israel ke Palestina Terus Bertambah, Tembus 73.651 Orang
Keyword : Amerika Serikat Palestina Yerusallem