Jum'at, 07/09/2018 23:32 WIB
Jakarta - Pemerintah Jerman berencana membuat strategis dalam pembangunan ekonomi yang sehat di Turki.
Kanselir Angela Merkel mengatakan bahwa Jerman dan Turki harus meningkatkan dialog dan kerja sama, meskipun ada perbedaan pandangan politik.
"Jika kita bertindak sesuka hati dan membuat Turki lemah, itu tidak akan menguntungkan kita," tegas Merkel.
Dalam kesempatan yang sama, Merkel juga menepis kritik dari partai-partai oposisi Jerman atas kunjungan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan ke Berlin pada 28-29 September.
Klopp Siap Latih Timnas Jerman usai Kepergian Nagelsmann
MUI Gelar FGD Kedua Pra-Kongres, Narasumber Soroti Paradoks Ekonomi Syariah
Jerman Bakal Tarik Kapal Pembersih Ranjau di Selat Hormuz
"Kita tidak bisa selalu memandang dunia dengan hitam dan putih. Itu bukan realitas. Perundingan intensif Berlin - Ankara penting untuk mengatasi hal ini," katanya.
Merkel menekankan bahwa hubungan Jerman-Turki "spesial" karena ada lebih dari tiga juta warga asal Turki yang tinggal di Jerman.