Kamis, 06/09/2018 09:15 WIB
Jakarta - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membantah akan membunuh Presiden Suriah Bashar al-Assad. Salah satu klaim utama dalam buku yang ditulis wartawan terkenal Washington Post, Bob Woodward.
"Itu bahkan tidak pernah tersbesit," kata Trump kepada wartawan di Kantor Oval saat bertemu Emir Kuwait pada Rabu (6/9).
Fear: Trump in the White House, Trump dikisahkan ingin militer AS ke Suriah dan membunuh al-Assad setelah pemerintah Suriah dilaporkan melakukan serangan kimia pada April 2017.
"Let`s f*****g kill him! Let`s go in. Let`s kill the f*****g lot of them," kata Trump dilansir dari Al Jazeera, Kamis (6/9).
Trump Ancam "Ledakkan" Pihak Mana Pun yang Dekati Cadangan Uranium Iran
Inilah 6 Poin yang Jadi Kendala dalam Negosiasi Iran dan AS
Trump Ancam Tingkatkan Aksi Militer Jika Negosiasi dengan Iran Gagal Lagi
Alih-alih menargetkan al-Assad secara pribadi, Pentagon menyusun rencana serangan udara untuk mengambil infrastruktur militer Suriah.
Menyusul serangan tersebut pada 7 April 2017, Trump memuji militer AS, mengatakan personil militer "mewakili Amerika Serikat dan dunia dengan sangat baik".
Ketika ditanya tentang tuduhan tersebut, Duta Besar AS untuk PBB Nikki Haley membantah pernah mendengar ancaman yang dibuat oleh Trump terhadap al-Assad.
"Saya belum pernah mendengar presiden berbicara tentang pembunuhan Assad," kata Haley kepada koresponden Al Jazeera, James Bays.
Pemerintah Suriah selalu membantah terlibat dalam serangan kimia, tetapi panel independen Perserikatan Bangsa-Bangsa menyimpulkan bahwa serangan itu dilakukan oleh pasukan al-Assad.
Keyword : Bob Woodward Amerika Serikat Donald Trump Suriah